Teliti Sebelum Membeli Lensa Bekas

tips-membeli-lensa-kamera-bekasLensa kamera DSLR merupakan salah satu gear yang paling banyak ditemui di bursa jual beli kamera. Tak hanya lensa baru yang masih dalam kotak, lensa bekas dengan berbagai kondisi dan harga diperjualbelikan para pelaku fotografi. Ada yang seharga ratusan ribu rupiah, hingga lensa dengan harga melebihi harga motor matic terbaru. Bahkan lensa jadul manual yang umurnya cukup lawas pun bebas berkeliaran di bursa – bursa tersebut.

Bagi anda yang ingin membeli lensa bekas, mungkin ada beberapa hal yang harus diperhatikan secara detail. Seperti membeli barang bekas pada umumnya, membeli lensa bekas bisa juga berarti membeli masalah orang lain. Ada yang menjual lensa mereka karena tidak terpakai, ada pula yang memang cuci gudang karena ingin berganti merk kamera. Yang menjual karena salah beli pun tidak sedikit. Namun perlu diperhatikan, ada pula mereka yang menjual lensa karena lensa tersebut ada cacat, kinerja kurang baik, sampai dijual karena barang curian juga bisa.

Oleh karena itu, teliti sebelum membeli adalah kunci utama jika anda ingin membeli lensa bekas. Berikut saya coba tuliskan beberapa langkah yang patut anda lakukan, ketika akan membeli sebuah lensa second.

Tips Membeli Lensa Bekas

Beli Lensa Dari Rekan Anda, Atau COD
Untuk alasan kepercayaan, usahakan membeli lensa dari orang yang anda kenal baik reputasinya. Jika memang ternyata anda akan membeli lensa dari orang yang tidak anda kenal, maka usahakan untuk COD (cash on delivery). Alasannya sederhana, anda dapat mengecek secara langsung terlebih dahulu sebelum membeli lensa tersebut.

Bawa Kamera dan Laptop Saat Transaksi
Saat anda akan bertemu dengan penjual, khususnya yang tidak anda kenal, lakukan di tempat umum. Lalu jangan lupa untuk membawa kamera DSLR yang akan anda gunakan dengan calon lensa tersebut. Alasannya jelas untuk mengecek apakah lensa tersebut dapat digunakan dengan baik di kamera anda. Dan laptop sangat berguna untuk mengecek hasil foto dengan lensa tersebut, apakah hasilnya sesuai yang diinginkan.

Pemeriksaan Pertama : Fisik Lensa
Meski banyak yang bilang fisik tidak penting, yang penting kinerja, saya tidak sepenuhnya setuju. Jika lensa tersebut penuh baret, gores atau penyok pada body-nya, kemungkinan pemilik tidak pandai merawat lensa. Bisa jadi lensa sudah pernah jatuh atau terbentur, dan mempengaruhi kinerja lensa.

Pemeriksaan Kedua : Optik Lensa
Hal ini adalah bagian penting berikutnya. Jika memang keadaan fisik masih baik, atau setidaknya masih dalam kapasitas yang dapat diterima, maka selanjutnya adalah cek keadaan optik. Lihat coating, kejernihan, atau keberadaan bakal – bakal jamur disitu.

Pemeriksaan Ketiga : Kinerja Lensa
Dan terakhir tentu mengecek kinerja lensa tersebut. Pengecekan untuk kinerja sangat banyak, mulai dari ring fokus, perpindahan aperture, ring zoom, auto focus, titik fokus dan banyak lagi. Lakukan secara teliti, karena jika sudah dibeli biasanya seller tidak akan menanggapi komplain, karena saat membeli anda sudah melakukan pemeriksaan.

Mungkin itu saja beberapa tips membeli lensa bekas yang dapat saya tuliskan. Jika ada kesalahan saya mohon untuk diperbaiki, tuliskan saja pada kolom komentar di bawah. Atau jika anda ada tips lain, saya akan sangat senang menambahkannya.

Jika menurut anda tulisan ini berguna, jangan lupa untuk share tulisan ini di facebook dan twitter anda. Semoga bermanfaat.

Add Comment