Republik Twitter, Ketika Dunia Nyata Tak Seindah Timeline Twitter

Keberadaan Twitter saat ini memang seperti telah menjadi bagian dalam pergaulan sehari – hari. Bahkan tak jarang, Twitter menjadi wadah kreatifitas dan eksistensi bagi seseorang. Hal itu yang pada akhirnya memberi ide yang akhirnya direalisasikan dalam sebuah film berjudul Republik Twitter.

Kuntz Agus, selaku produser Republik Twitter menyatakan bahwa film ini akan mengisahkan sebuah cerita yang ringan, namun juga emosional. #RepublikTwitter adalah sebuah film tentang replika sosial dalam dunia Twitter yang memang sudah lama ia impikan untuk ia realisasikan. Untuk merealisasikan film Republik Twitter ini, Kuntz Aguz dibantu oleh Ajish Dibyo selaku produser.

Film Republik Twitter dibintangi sederet nama besar dunia entertainment Indonesia. Sebut saja, Abimana Arya, Laura Basuki, Tio Pakusadewo, Enzy Storia, Ben Kasyafani, Jennifer Arnelita, Nina Tamam dan Gary Iskak. Bagi Laura Basuki, film Republik Twitter ini adalah film yang sangat menarik. Alur ceritanya mirip dengan salah satu film favoritnya, You’Ve Got Mail yang diperankan oleh Meg Ryan. Hanya saja ini versi Twitter, dan asli indonesia. Bahkan, menurut pemberitaan, ini adalah film tentang Twitter yang pertama di Dunia.

Sinopsis Film Republik Twitter
Sukmo (Abimana Arya) adalah seorang mahasiswa di Jogjakarta yang eksis di jejaring sosial Twitter, cerdas dan penuh kepercayaan diri. Eksistensinya di dunia maya ternyata ditanggapi oleh seorang wanita bernama Hanum (Laura Basuki), seorang wartawati yang cantik dan sudah mapan. Sukmo semakin aktif berkomunikasi dengan Hanum yang terkesan ceria dan pintar. Hingga akhirnya Sukmo memutuskan akan ke Jakarta menemui sosok asli Hanum.

Ketika sampai di Jakarta dan melihat Hanum, Sukmo langsung kehilangan kepercayaan diri. Hanum di dunia nyata ternyata jauh dari bayangannya. Hanum lebih cantik namun juga pemurung dan pemalu. Hal ini kontras dengan diri Sukmo yang pemuda asal daerah sederhana yang Cuma ganteng di TimeLine Twitter.

Merasa kalah jauh dengan para pesaingnya, yaitu penggemar Hanum lainnya, Sukmo memutuskan untuk menunda pertemuannya dengan Hanum. Sukmo akhirnya bekerja di warnet milik temannya, untuk bisa sukses dan menjadi laki-laki yang menurutnya ‘cocok’ bersanding dengan Hanum.

Trailer / Cuplikan Film Republik Twitter

Add Comment