Pilih Kamera DSLR Atau Mirroless, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya!

Perkembangan teknologi kamera, yang kemudian diwujudkan dalam jenis kamera terbaru memang terbilang sangat pesat. Dahulu kita mengenal kamera Single Lens Reflek (SLR) yang kemudian berevolusi menjadi kamera Digital SLR atau DSLR, sebagai kamera yang lensanya dapat diganti-ganti. Namun kini, ada pula kamera yang ukurannya lebih kompak namun juga tetap dapat berganti lensa dan disebut sebagai kamera Mirroless.

Kalau kamu membutuhkan kamera yang dapat diganti lensanya sesuai kebutuhan, maka kamera DSLR dan mirroless adalah pilihannya. Hanya saja tentu ada perdebatan tentang mana yang lebih baik, kamera DSLR atau mirrorless. Dan jawaban dari itu semua tentu kembali ke diri kamu sendiri.

Untuk memudahkan dalam mengambil keputusan memilih kamera yang tepat, mungkin kamu harus mengenali terlebih dahulu tentang perbedaan kamera DSLR dan mirroless ini. Selain itu, kenali pula kelebihan dan kekurangan dari kamera mirroless dan DSLR ini!

Kamera Terbaik Mirroless Atau DSLR

Apa Itu Kamera DSLR dan Mirroless
Kamera Single Lens Reflex: Sesuai namanya, kamera yang lebih dikenal dengan singkatan SLR ini menggunakan cermin untuk memantulkan cahaya yang masuk dari lensa dan dapat dilihat dari viewfinder. Dengan demikian, maka apa yang kita lihat melalui viewfinder akan sama persis dengan objek yang terlihat dan akan diambil sebagai objek foto oleh kamera. Saat tombol shutter ditekan, cermin tersebut akan bergerak naik dan rana sensor gambar pada kamera akan terbuka sehingga cahaya dapat mengenai sensor. Dalam proses ini, sensor akan merekam cahaya yang masuk dan menjadi gambar foto. Setelah itu, maka cermin akan kembali ke posisinya dan memantulkan lagi cahaya objek foto di viewfinder kamera.

Kamera Mirroless: Dari namanya maka sudah diketahui bahwa kamera ini tidak menggunakan cermin seperti pada kamera SLR. Cahaya objek foto yang masuk dari ujung lensa akan langsung mengenai sensor gambar pada kamera. Gambar tersebut yang kemudian akan ditampilkan pada LCD kamera atau juga pada elektronik viewfinder. Ketika kita menekan tombol shutter, maka gambar akan disimpan ke dalam kartu memori.

Secara umum, itulah perbedaan mendasar dari kamera DSLR dan mirroless. Untuk mengetahui mana yang lebih baik, berikut beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan.

Dimensi dan Bobot Kamera
Saat membeli kamera, biasanya orang akan mempertimbangkan ukuran dan bobot dari kamera itu sendiri. Dalam hal ini, kamera DSLR cenderung memiliki dimensi yang lebih besar dengan bobot yang lebih berat dibandingkan kamera mirroless. Ukuran yang lebih besar dan bobot yang cukup berat cenderung membuat kamera DSLR menjadi lebih mantap untuk digenggam dan digunakan. Namun untuk beberapa orang, kamera yang besar dan berat tentu akan cukup merepotkan dan menambah beban. Khususnya saat melakukan perjalanan. Sehingga kamera mirrorless dengan ukuran yang kompak dan ringan tentu lebih unggul.

Kemampuan Kamera Untuk Fokus Pada Object
Kamera DSLR mengunakan sensor yang dapat dengan cepat melakukan fokus pada object dengan metode yang disebut Phase Detect Auto Focus (PDAF). Dengan metode ini, maka sensor akan dapat mengukur cahaya yang ada pada object dan memerintahkan lensa untuk melakukan fokus pada object tersebut.

Sedangkan pada kamera mirroless kebanyakan masih menggunakan metode Contrast Detect Auto Focus (CDAF). Metode ini akan menangkap bagian tertentu dari object yang akan dofoto dan melihat seberapa tajam gambar yang akan dihasilkan dan kembali melakukan refocus hingga mendapat gambar dengan fokus terbaik. Sehingga saat dalam kondisi cahaya rendah dan object foto yang bergerak, kamera mirroless cenderung lebih sulit untuk melakukan fokus pada object.

Preview Object Foto dari Viewfinder
Pada DSLR, anda dapat melihat object foto yang akan diambil dengan menggunakan viewfinder. Gambar yang terlihat pada viewfinder dihasilkan dari pantulan cahaya cermin, sehingga cenderung lebih jernih dan cerah. Sedangkan pada kamera mirroless, preview object yang akan diambil dapat dilihat melalui layar LCD atau juga elektronik viewfinder (Vf). Kelemahannya saat berada di luar ruangan atau kondisi cerah, layar LCD sulit untuk terlihat jelas. Sementara tidak semua kamera mirroless memiliki fitur elektronik Viewfinder.

Hasil Foto Kamera DSLR dan Mirroless
Di awal kemunculanya, hasil foto kamera mirroless memang cenderung memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan kamera DSLR. Diantaranya adalah foto dengan banyak grain dan warna yang kurang realistis. Hal ini dikarenakan saat itu kamera mirroless menggunakan sensor gambar yang kecil dan kurang baik dalam menangkap cahaya. Namun untuk kamera mirroless keluaran terbaru sekarang tentu sudah mengalami banyak perbaikan dengan sensor yang lebih baik dan prosesor pengolah gambar yang lebih modern. Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan antara hasil foto kamera DSLR dengan mirroless.

Namun demikian, dengan ukuran bodi yang lebih besar maka kamera DSLR juga memiliki kemampuan untuk menggunakan sensor kamera yang lebih besar pula. Sebut saja pada kamera DSLR kelas high-end yang punya sensor full-frame seperti pada kamera terbaru NIKON D750. Hal ini tentu menjadi salah satu keunggulan nyata dari kamera DSLR dan mirroless.

Pilihan Lensa dan Aksesoris Lainnya
Kamera DSLR dan mirroless adalah kamera yang lensanya sama-sama dapat diganti. Tentu saja kita terlebih dahulu harus membeli lensa yang sesuai dengan jenis kamera yang kita gunakan.

Jika kamu berniat untuk memiliki koleksi lensa berbagai jenis, maka kamera DSLR menawarkan pilihan lensa yang lebih luas dengan harga yang lebih beragam. Pasalnya kamera DSLR seperti Canon atau Nikon dapat menggunakan lensa dengan mounting yang sesuai, apapun mereknya. Baik itu dari pabrikan yang sama, atau juga dari pabrikan pembuat lensa kamera DSLR pihak ketiga seperti Tamron misalnya.

Sedangkan pada kamera mirrorless sendiri, pilihan lensanya lebih terbatas. Hal ini dikarenakan mirrorless memiliki mounting yang berbeda dari kamera DSLR, meskipun berada dari pabrikan yang sama. Terlebih lagi, belum banyak pabrikan lensa kamera yang mau memproduksi lensa untuk kamera mirroless. Meski pabrikan kamera menyediakan konverter untuk dapat menggunakan lensa DSLR pada kamera mirroless, tentu akan merubah focal length lensa dan membuat beberapa fitur lensa seperti auto-focus menjadi tidak aktif.

Jadi, Pilih Kamera DSLR Atau Mirroless?
Dari beberapa kategori di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kamera terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan anda. Baik itu dari segi ukuran, fitur hingga ketersediaan aksesoris pendukung. Untuk yang ingin menekuni fotografi, sepertinya kamera DSLR lebih menarik. Apalagi ketersediaan lensa yang beragam jika suatu saat nanti anda membutuhkan untuk menambah lensa.

Namun untuk yang membutuhkan kamera dengan fitur lengkap tapi tetap kompak, kamera mirroless jelas pilihan tepat. Dengan fitur yang lengkap, kamu tetap bisa membawa kamera mirroless kemanapun kamu pergi tanpa harus membawa tas yang besar dan penuh dengan perlengkapan kamera.