Mengenal Istilah Cinematic Photography

Cinematic photography bisa dibilang adalah hal yang cukup baru saya dengar. Meski sudah cukup lama melihat ‘aliran’ ini diterapkan oleh seorang teman, namun waktu itu cinematic photography masih belum ramai pelakunya. Lalu apa itu cinematic photography?

Secara pribadi, saya melihat cinematic photography adalah ‘aliran’ yang berusaha menampilkan sebuah foto tampak seperti potongan sebuah film. Selain itu, foto cinematic juga terlihat dari frame atau border berwarna hitam pada bagian atas dan bawah foto (biasa disebut black bar). Sekilas, memang benar – benar seperti film yang anda tonton pada sebuah layar wide screen di bioskop.

37/52 Two pair

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan sebuah foto dengan tema cinematic photography, antara lain adalah sebagai berikut :

Foto Yang Menarik
Ini adalah faktor teknis yang tentu ada disemua aliran fotografi. Jadi foto yang bagus untuk dapat dijadikan cinematic mungkin tergantung selera saja, namun baiknya jika foto tersebut seperti memiliki cerita akan sesuatu. Untuk membuat foto yang menarik dan bercerita, anda dapat mencari referensi membuat foto yang baik.

Tone / Warna Foto
Tone atau warna pada foto cinematic seperti memiliki ciri khas sendiri. Saya kurang dapat menjelaskan seperti apa tone yang dibilang cinematic, namun untuk referensi anda dapat melihat tone – tone film layar lebar yang sering anda tonton.

Frame (Black Bar) dan Wide Screen
Ini mungkin yang menjadi ciri foto cinematic. Jika anda menonton film, tentu akan melihat nuansa wide screen, dengan bagian layar yang tidak penuh. Bagian atas dan bawah biasanya ada frame berwarna hitam (black bar).

Dalam cinematic photography, hal ini harus diperhatikan dan dapat ditunjukkan dengan baik. Caranya adalah membuat foto dan blackbar dengan memperhatikan aspect ratio. Sebuah film akan menggunakan layar dengan aspect ratio 16:9 (termasuk black bar), sedangkan untuk bagian fotonya anda dapat menggunakan aspect ratio 2.35 : 1.

belajar edit foto cinematic

Hasil belajar Post Processing Cinematic

Kurang lebih seperti itulah pemahaman yang saya dapat tentang cinematic photography. Mohon maaf jika masih ada yang kurang tepat dan semoga anda berkenan untuk menambahkan pada kolom komentar. Jika anda ingin melihat beberapa contoh cinematic photography, anda dapat melihat koleksi dari Laura Malucchi dan Jeff Krol.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

One Response

  1. Andriy November 30, 2013

Add Comment