Membuat Foto Dengan Bokeh Yang Menawan

Jika kita melihat foto hasil para fotografer, sering terdapat foto model atau makro dengan background blur yang menawan. Daerah blur tersebut, disebut dengan nama bokeh. Kalau diamati dengan seksama, foto dengan blur terlihat lebih menarik, serta seperti memisahkan objek dengan latar foto. Sehingga, orang yang melihat foto tersebut perhatiannya tidak terganggu, dan fokus pada objek atau model di foto tersebut.

Membuat foto dengan bokeh bisa dibilang gampang – gampang susah. Gampang karena caranya relatif tidak terlalu berat, namun susah juga karena ternyata prakteknya tidak semudah teorinya. Berikut adalah cara menghasilkan foto dengan bokeh yang menawan.

belajar membuat foto bokehcontoh gambar : Wikimedia.org

Gunakan Aperture Lebar
Aperture adalah faktor penting untuk menghasilkan foto dengan bokeh yang baik. Aperture atau diafragma besar akan membuat daerah ruang tajam foto menjadi sempit, sehingga selain objek fokus foto, bagia lain foto akan terlihat seperti blur. Sekedar mengingatkan, aperture lebar digambarkan dengan f angka kecil. Misal f2 atau f1.8.

Dekatkan Jarak Kamera dengan Objek
Setelah melakukan setting aperture sesuai cara diatas, maka langkah selanjutnya adalah dengan memperdekat jarak kamera (anda) dengan objek foto. Semakin dekat dengan objek, maka akan semakin sempit area fokus objek foto anda (Depth of Field). Namun ketika memperdekat jarak, perhatikan pula komposisi antara objek dengan keseluruhan frame foto anda.

Letakkan Objek Pada Background yang Jauh
Bokeh juga sangat dipengaruhi dengan jarak antara objek foto dan background. Semakin jauh background foto anda, maka akan semakin mudah menghasilkan foto dengan background yang blur.

Gunakan Lensa Anda yang Terbaik
Sebagai optional, untuk memperoleh foto dengan bokeh yang baik, maka pergunakan lensa yang baik pula. Sebenarnya 3 trik diatas adalah teori dasar untuk menghasilkan foto bokeh. Namun untuk memaksimalkan hasil, pergunakan lensa dengan focal length yang besar. Jika anda menggunakan lensa 18-55, maka gunakan FL 55mm dengan aperture terbesarnya (biasanya 5.6).

Selain itu, direkomendasikan pula untuk menggunakan lensa fix atau lensa prime. Menurut banyak orang, bokeh yang dihasilkan lensa prime lebih indah dibanding dengan lensa zoom, khususnya lensa kit. Pendapat ini bersifat subjektif pula, karena secara pribadi menurut hasil bokeh lensa 70-200 f2.8 juga sangat indah 😀

Itu adalah beberapa tips cara membuat foto bokeh. Mungkin masih ada beberapa kesalahan yang saya tuliskan, dan ada pula tips lainnya. untuk itu saya menunggu masukan dan saran di kotak komentar di bawah postingan ini.

Semoga bermanfaat.

3 Comments

  1. Galih Jati October 27, 2013
  2. Dedideko September 8, 2016

Add Comment