Canon EOS 100D, Kamera DSLR Terkecil dan Paling Ringan

Saya sudah lama sekali tidak mengikuti perkembangan mengenai perlengkapan fotografi, termasuk kamera. Terakhir saya tahu adalah, kamera mirrorless sedang naik daun karena bentuknya yang simple, compact, ringan namun memiliki beragam fitur yang tidak kalah dengan kamera DSLR. Ya, saya pikir penikmat fotografi (bukan pekerja didalamnya) akan beralih ke arah sini.

Namun beberapa waktu yang lalu secara tidak sengaja saya melihat sebuah iklan kamera di majalah travelling yang ada di bandara. Tagline dari kamera itu dalah “The Smallest DSLR in The World”. Dan yaps, kamera itu adalah Canon EOS 100D, DSLR terbaru keluaran Canon.

Spesifikasi Review Kamera Canon EOS 100D

Ada beberapa hal yang menarik saat pertama kali melihat iklan tersebut. Yang pertama jelas, penggunaan nama 3 digit pada DSLR Canon biasanya diperuntukkan di kelas pemula-menengah. Lihat saja 600D, 550D dan 450D. Dan kalau tidak salah pula, dari awal penggunaan 3 digit hingga yang terbaru, size kamera kelas 3 digit ini bisa dibilang tidak terlalu kecil. Namun kali ini, untuk pasar menengah dengan nama 3 digit, Canon malah menelurkan kamera DSLR terkecil di dunia. Menarik!

Secara dimensi, kamera Canon EOS 100D ini memang terbilang kecil, hanya sekitar 11,7 x 9 x 7 cm saja. Mungkin jika diangkat, dapat diletakkan di tangan orang dewasa, dan tidak lebih besar dari itu. Sementara berat body kamera (belum termasuk lensa) hanyalah 370 gram.

Meski memiliki ukuran yang kecil, namun kamera DSLR ini kaya akan fitur dan teknologi terbaru dari Canon. Sebut saja penggunaan sensor CMOS APS-C 18 Megapixel yang dipadukan dengan prosesor DIGIC 5, kemudian kemampuan ISO hingga 25600 serta penyematan beberapa fitur seperti filter kamera fisheye ataupun toy camera. Pada bagian display, menggunakan layar sentuh LCD 3 inchi.

Perbandingan Ukuran Kamera DSLR

Untuk lensa kit dari EOS 100D ini, Canon menggunakan versi terbaru dari lensa kit yang biasa mereka pergunakan. Lensa 18-55mm yang terbaru ini menggunakan motor fokus STM, yaitu teknologi motor fokus yang lebih cepat, namun lebih halus hingga tidak bersuara. Setidaknya itu adalah klaim yang disebutkan pihak Canon.

Berbeda dengan mirrorless Canon yang kabarnya harus menggunakan adapter untuk dapat menggunakan lensa EF / EF-S, EOS 100D dapat menggunakan jenis – jenis lensa tersebut secara langsung tanpa perlu menggunakan adapter. Jadi banyak pilihan lensa yang dapat anda gunakan jika anda memilih kamera ini.

Dengan beragam fitur dan spesifikasi yang mumpuni tersebut, kamera DSLR terkecil (saat ini) dari Canon ini dirilis bersama lensa kit, dengan banderol harga sekitar 7 jutaan (cek harga terbaru). Nah, tertarik kah anda untuk menggenggam kamera DSLR ‘mini’ ini?

Add Comment